Blogger Bertuah
Diberdayakan oleh Blogger.
Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Mitos: Olahraga Malam Hari Akan Membuat Lapar Dan Menggagalkan Diet



Ide Muda, Berkeringat berarti lemak luruh? Belum tentu, ah! Yuk, “bongkar” bersama mitos dan fakta perihal olahraga bersama dr Michael Triangto, SpKO, dokter spesialis kesehatan olahraga di Slim & Health Therapy, Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat.

Mitos: Lari di siang hari sambil memakai jaket akan membuat berat badan cepat turun.

Fakta:  Udara siang hari memang lebih mudah membuat berkeringat dan jaket akan membuat tubuh semakin panas. Tapi, yang hilang bukan lemak, melainkan cairan tubuh. Kebiasaan ini akan membuat organ tubuh lain seperti jantung dan ginjal terganggu. Pasalnya, kekurangan cairan membuat darah mengental. Jantung dan ginjal juga bekerja lebih keras memompa dan menyaring darah.

Mitos: Semakin banyak berolahraga, semakin bagus.

Fakta:    Salah dan begitu pula sebaliknya. Olahraga tak harus selalu berat, berkeringat juga belum tentu bagus. Olahraga, sama halnya dengan obat, harus optimal. Jenis, frekuensi, dan intensitas lebih penting agar tujuan tercapai.

Mitos: Saya rajin olahraga, jadi saya bisa makan apa saja.
Fakta:   Kurang tepat. Bisa makan apa saja tapi bukan berarti kapan saja dan berapa saja. Jika jumlah kalori yang masuk sesuai dengan jumlah kalori yang terbuang, tak masalah. Tapi, jika kalori yang masuk lebih banyak dibandingkan kalori yang keluar, ini jelas salah.

Mitos: Bersepeda bisa menimbulkan risiko kesehatan, di antaranya mandul.
Fakta:    Tidak sepenuhnya benar. Demikian pula dengan risiko kanker. Ketika bersepeda, memang akan muncul gesekan yang menimbulkan panas. Panas tersebut dapat mengaktifkan sesuatu yang tadinya tersembunyi. Jika sejak awal sudah ada masalah seperti bibit kanker, kemungkinan kanker muncul memang ada. Tapi, bukan berarti bersepeda menjadi penyebabnya. Untuk mencegahnya, istirahatlah usai bersepeda. Pastikan sirkulasi udara baik, sehingga “panas” cepat hilang.

Mitos yang mengatakan bahwa bersepeda dapat menyebabkan wanita kehilangan keperawanan juga salah. Selaput dara berada di dalam dan tidak mungkin rusak karena bersepeda.

Mitos: Tidak boleh mandi air dingin setelah olahraga.
Fakta:    Kurang tepat. Dari sisi kesehatan, tidak ada pengaruh yang ditimbulkan suhu air untuk mandi. Tetapi, jika olahraga berat, ada baiknya Anda bersantai terlebih dahulu sehingga badan tidak terlalu berkeringat. Ini pun lebih ditujukan untuk alasan kenyamanan. Jika kita mandi dalam keadaan berkeringat, badan akan tetap berkeringat usai mandi, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.

Mitos: Sit-up  mampu memangkas lemak perut.
Fakta: Tidak sepenuhnya benar. Berjalan kaki saja sebenarnya mampu memangkas lemak perut. Lagi pula efek sit-up pada setiap orang juga tidak sama, tergantung berat badan dan tinggi tubuh.

Mitos: Olahraga malam hari akan membuat lapar dan menggagalkan diet.
Fakta:  Salah. Olahraga malam hari tidak meningkatkan nafsu makan. Tapi, jika olahraga terlalu berat, Anda akan kesulitan tidur. Nah, di saat seperti ini, biasanya orang akan makan atau mengemil. Atau, jika memilih tidur dalam keadaan lapar, orang akan bangun dalam keadaan lapar berat.

Mitos: Wanita yang berolahraga angkat beban akan memiliki tubuh seperti pria.
Fakta:    Tidak benar. Wanita tidak harus menghindari jenis olahraga ini. Kalaupun ada wanita yang memiliki otot seperti pria, dipastikan karena pengaruh luar, misalnya mengonsumsi hormon testosteron.

Mitos: Olahraga itu harus sakit. No pain, no gain .
Fakta:    Tergantung tujuan. Kalau tujuannya untuk menjadi atlet, memang harus berolahraga di atas rata-rata. Tapi, jika hanya ingin mendapat tubuh sehat, filosofi ini jelas salah. Olahraga berat juga harus dilakukan setelah Anda berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan persetujuannya. Alasannya, supaya cedera permanen dapat dicegah.

Mitos : Berenang adalah olahraga paling tepat untuk mengurangi lemak.
Fakta: Salah. Olahraga di air justru membuat suhu tubuh dingin, sehingga mudah membuat lapar.




source
READ MORE - Mitos: Olahraga Malam Hari Akan Membuat Lapar Dan Menggagalkan Diet

Pria Tak Berbulu Dada Lebih Digemari Wanita



Ide Muda, Pria dengan bulu dada yang lebat ala Tom Selleck atau Pierce Brosnan dulu sangat digilai kaum perempuan. Sebab bulu-bulu di dada, lengan, dan kaki memang memberi kesan maskulin pada pria. Namun tren masa kini sudah berubah. Para peneliti dari Trnava University di Slowakia mengungkapkan bahwa mayoritas perempuan (80 persen) kini lebih suka dengan pria-pria yang bodinya tidak banyak ditumbuhi rambut.

Untuk membuktikan fakta tersebut, peneliti membawa seorang pria dengan dada berbulu dan menunjukkannya pada para wanita. Kemudian, pria tersebut diminta mencukur bulu dadanya. Kembali, pria tersebut ditunjukkan pada para wanita, dan para wanita diminta memberikan pendapat mengenai penampilan pria tersebut. Ternyata, hanya 20 persen wanita yang menyukai pria tersebut dengan dada berbulu.

Tidak diungkapkan mengapa sekarang kaum perempuan berbalik menyukai pria yang lebih klimis. Namun teori yang paling menonjol adalah, boleh percaya boleh tidak, karena perempuan menghindari kutu yang gemar bersarang di bulu dada pria. Hasil studi ini membuktikan bahwa teori tersebut bisa saja salah, karena perempuan memilih pria yang tak berbulu, terlepas dari risiko parasit yang mungkin terjadi.

Risiko parasit memang dipertimbangkan, karena studi ini mengambil sampel dari Turki dan Slowakia, negara-negara dengan ancaman parasit yang berbeda. Di kedua negara tersebut, kaum perempuannya memilih pria dengan dada yang licin.

"Menurut pandangan evolusioner, pria yang tak berbulu lebih menjadi pilihan, khususnya di area-area atau budaya-budaya dengan ancaman parasit yang tinggi, yang artinya lebih dekat ke daerah khatulistiwa di mana parasitnya paling tinggi," papar Pavol Prokop, profesor bidang biologi di Trnava University.

Prokop menambahkan, negara yang dibandingkan dalam studi ini memang hanya dua, namun ternyata mereka tidak menemukan perbedaan dalam pilihan kaum wanitanya. Meski begitu, para peneliti juga berniat mengadakan studi ini di negara dengan budaya yang berbeda. Siapa tahu akan ada bedanya.




READ MORE - Pria Tak Berbulu Dada Lebih Digemari Wanita

Yang Dibutuhkan Pria untuk Sukses


Untuk meraih kesuksesan, pria butuh role model. Role model lah yang memberikan contoh nyata dan arahan praktis dari orang lain, terutama mereka yang telah sukses dalam kariernya. Namun, Anda sebagai pasangan juga bisa memberikan dukungan agar si dia sukses dalam kehidupannya.

Anda bisa belajar dari pengalaman pengusaha Billy Boen dalam meraih sukses, untuk memberikan mentoring kepada kaum pria. Menurut Billy, 70 persen pria muda yang ditemuinya dalam berbagai kesempatan memiliki keinginan kuat untuk sukses dalam kariernya. Masalahnya, banyak pria yang cenderung hidup hanya untuk hari ini. Meski keinginan terbesarnya adalah sukses dalam karier atau profesi apa pun yang dijalaninya, mereka terlalu banyak bersenang-senang menikmati hidup.

"Karena cenderung santai, have fun dengan hidupnya, banyak pria muda yang tersesat terjebak dengan kesenangan, tidak tahu mau jadi apa. Berbeda dengan perempuan yang cenderung senang merencanakan berbagai hal dalam hidupnya. Karenanya pria muda butuh mentoring, butuh pendekatan yang lebih kepada contoh yang praktis -bukan teori- role model, mentoring, yang membantunya memotivasi dirinya sendiri," jelas Billy seusai peluncuran program Nivea for Men - Men In Mission di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bagaimana membuat pria memiliki kepercayaan diri, berpikiran terbuka, tahu cara menghargai orang lain maupun hal-hal kecil di sekitarnya, dan membantunya menjadi pribadi yang memiliki perilaku yang baik, menjadi cara Billy menjalankan perannya sebagai mentor di program transformasi untuk pria ala Nivea ini.

Sebagai pasangan, Anda pun bisa meniru cara Billy membantu pria untuk sukses mewujudkan mimpinya. Gunakan cara pria jika ingin membantunya meraih sukses, yakni dengan contoh nyata yang praktis dan membuka wawasan, bukan semata teori, apalagi ocehan yang takkan dihiraukannya.



READ MORE - Yang Dibutuhkan Pria untuk Sukses

Kalau Senior Jadi Bawahan



Ide Muda, Menjadi pribadi berprestasi di dunia kerja bisa terjadi pada siapa saja, termasuk junior yang belum lama bekerja pada suatu perusahaan. Usia tak selalu menjadi ukuran kesuksesan dalam karier, tapi kemampuan dan kualitas diri lah yang menentukan. Kalau Anda, sang junior memiliki prestasi cemerlang dan berhasil meraih promosi jabatan untuk memimpin para senior, tak perlu sungkan.
Terpilihnya Anda sebagai atasan bukan tanpa alasan. Majulah dengan percaya diri sebagai pemimpin dan tunjukkan bahwa Anda memang layak memimpin dengan kerendahan hati.


Billy Boen, pengusaha muda pemilik kafe ternama di Jakarta, telah melewati masa ini.Billy berbagi pengalamannya. Tahu apa passion-nya dan memahami apa yang menjadi impiannya, mendorong Billy sukses dalam karier di usia muda.


Tak hanya bermimpi, Billy mewujudkan impiannya dengan aksi, menyelesaikan pendidikan S2 di usia 22. Pengusaha lulusan Utah State University dan State University of West Georgia di Amerika Serikat ini tak membuang waktunya. Selain didorong keinginan masa kecil menjadi bos, upayanya menyelesaikan pendidikan dalam waktu singkat menjadi aksi nyata demi meraih sukses. Tentunya didukung pula oleh sistem pendidikan yang membantunya lebih percaya diri, berkat mentoring dan coaching menjelang kelulusannya sebagai mahasiswa S1 Manajemen di Amerika.


Dengan berbagai kesiapan dan kualitas diri, Billy sukses menjadi general manager pada usia 26, dengan memimpin 240 karyawan. Pada usia 29, kariernya semakin cemerlang dengan menjadi direktur di perusahaan berbeda, memimpin 500 karyawan.


Dalam perjalanan kariernya, penulis buku Young On Top ini juga berpengalaman menjadi atasan untuk para seniornya. Prestasi yang membuat Billy berhasil meraih jabatan tinggi. Prestasi juga lah yang membuat junior mendapatkan penghargaan dari bawahan senior.


"Trust dan respect itu didapat dari prestasi. Jangan sekadar berharap dihargai, tapi upayakan penghargaan itu dari orang lain termasuk bawahan senior. Penghargaan dari orang lain akan muncul jika memang kita layak mendapatkannya, dengan menunjukkan bahwa kita bisa menjadi pemimpin," jelasnya di sela peluncuran program transformasi pria ala Nivea for Men di Jakarta.


Memimpin tim dari berbagai lapisan usia menjadi tantangan bagi pemimpin muda. Untuk berhasil menjalaninya, Billy memberikan saran. Bersikap rendah hati menjadi kuncinya. "Apa untungnya bersikap sombong, tidak akan ada yang mendengarkan kalau sombong," jelasnya.
Kepribadian baik dalam berperilaku merupakan faktor utama dalam kesuksesan seseorang dalam karier. Namun pengetahuan juga penting. Buka wawasan, dan berpikiran lah lebih terbuka, termasuk dengan mendengarkan apa kata senior yang menjadi bawahan, saran Billy.
"Senior punya pengalaman yang jauh lebih banyak, jadi jangan sungkan belajar dari mereka," lanjutnya.


Lagi-lagi perilaku punya peran penting terhadap kesuksesan karier seseorang. Bersikaplah dengan penuh rasa penghargaan kepada siapa saja dalam hal terkecil sekali pun. Sikap seperti ini akan memudahkan seorang junior yang menjalankan peran sebagai atasan para senior.


Hal yang tak kalah penting, lakukan pekerjaan dengan maksimal bersama tim. Buktikan bahwa Anda sebagai junior juga mampu menjadi pemimpin, menghargai pekerjaan tim Anda. Prestasi kerja menjadi ukuran penting agar Anda, si junior yang menjadi atasan, mendapatkan penerimaan bahkan dukungan dari seluruh anggota tim kerja Anda.







READ MORE - Kalau Senior Jadi Bawahan

Ciri Khas Orang yang Mudah dan yang Susah Dihipnotis



Ide Muda_ Acara-acara TV sempat ramai menyuguhkan tayangan mengenai sulap dan hipnotis. Bahkan ada salah satu program yang mempertontonkan bagaimana kelakuan lucu orang-orang yang berhasil dihipnotis di depan umum.

Hipnotis juga acapkali digunakan sebagai salah satu metode penipuan yang cukup marak. Sebenarnya adakah cara menolak hipnotis?

Para ilmuwan di Stanford University di Amerika Serikat telah menemukan bahwa orang-orang yang rentan dihipnotis adalah orang yang mudah memutuskan sesuatu dan memiliki kemampuan memperhatikan yang baik. Namun orang yang memiliki kebiasaan tetap dan cepat membuat penilaian cenderung susah dihipnotis.

Hipnotis digambarkan sebagai kondisi trans dengan kemampuan berfokus dan konsentrasi yang tinggi. Metode ini banyak digunakan untuk membantu mengatasi rasa sakit, kecemasan dan fobia. Hipnotis juga sering digunakan untuk mengurangi kondisi akibat stres.

Sebanyak seperempat orang dari populasi ternyata tidak bisa dihipnotis. Untuk mencari tahu sebabnya, Dr David Spiegel mengamati 12 orang yang rentan dihipnotis dan 12 orang yang relatif kebal.

Ia melihat aktivitas pada 3 jaringan otak yang berbeda, yaitu jaringan default-mode yang digunakan ketika otak sedang santai, jaringan executive-control yang terlibat dalam pengambilan keputusan dan jaringan salience yang penting untuk memprioritaskan sesuatu.

Dalam laporan yang dimuat jurnal Archives of General Psychiatry, Dr Spiegel bersama timnya tidak menemukan adanya perbedaan antara struktur otak dari kedua kelompok.

Tetapi ketika melihat otak peserta saat istirahat, otak orang-orang yang mudah terhipnotis menunjukkan aktifitas yang berbeda. Pada orang-orang ini, daerah otak yang paling aktif saat istirahat adalah daerah yang memutuskan untuk berfokus pada suatu hal.

Saat istirahat, kedua kelompok memiliki jaringan default mode yang aktif. Tetapi pada orang yang mudah dihipnotis, jaringan pengambilan keputusan dan jaringan yang memprioritaskan sesuatu terlihat lebih aktif.

Daerah otak yang terlibat untuk memfokuskan perhatian juga ikut aktif. Sedangkan pada orang yang sulit dihipnotis, hubungan antara dua jaringan tersebut amat lemah.

"Orang yang sangat mudah dihipnotis adalah orang yang dapat sebegitu dalam memikirkan suatu hal tanpa terganggu perhatiannya oleh pikiran lain. Mereka bisa memanfaatkan pikirannya untuk membayangkan sesuatu mengenai dirinya sendiri," kata Dr Spiegel seperti dilansir Los Angeles Times.

Menurut Dr Spiegel, dalam kehidupan sehari-hari, orang yang amat mudah dihipnotis bisa dibedakan dari orang yang kurang dapat dihipnotis. Mereka mudah teralihkan oleh hal-hal yang menarik bagi dirinya sendiri dan cenderung terlambat menepati jadwal atau janji karena sering lupa waktu.

Sebaliknya, orang yang kebal terhadap hipnotis cenderung mudah menilai orang lain, menepati kebiasaannya dan kurang mempercayai orang lain.

Dr Spiegal mengatakan bahwa ia hampir menemukan ciri khas otak yang dapat digunakan untuk menentukan siapakah yang bisa dan yang tidak bisa dihipnotis.





source
READ MORE - Ciri Khas Orang yang Mudah dan yang Susah Dihipnotis

Entri Populer