Diberdayakan oleh Blogger.
Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Sepatu Louboutin Buatan China Serbu Amerika

Petugas perlindungan perbatasan dan bea-cukai di pelabuhan Long Beach, Los Angeles, membuka boks berisi tiruan sepatu Christian Louboutin dari China.
Sepatu hak tinggi bersol merah rancangan Christian Louboutin saat ini seperti menjadi sepatu "sejuta umat" untuk kalangan sosialita dan selebriti. Padahal harga sepasang sepatu ini tak murah, kisarannya mulai 800 dollar hingga ribuan dollar. Namun, banyak dari pembeli sepatu ini yang tidak menyadari bahwa di pasaran banyak beredar versi "KW"-nya, dan mengira mereka membeli barang asli dengan diskon yang besar.

Kenyataannya, sepatu Louboutin palsu buatan China telah menyerbu Amerika belakangan ini. Selasa (14/8/2012) lalu, perlindungan perbatasan dan bea cukai (Customs and Border Protection/CBP) menyita lebih dari 20.000 pasang sepatu Louboutin palsu di kompleks pelabuhan Long Beach, Los Angeles. Ribuan pasang sepatu itu nilainya 57.490 dollar (sekitar Rp 545 juta), namun bisa dijual di pasar Amerika dengan nilai 18 juta dollar (Rp 171 milyar), demikian menurut juru bicara bea cukai Amerika, Jaime Ruiz.

"Penyitaan ini menggambarkan tingkat kewaspadaan dan keahlian yang luar biasa dari petugas dan spesialis impor dari CBP di pelabuhan terbesar di negara kita," papar Todd C. Owen, Direktur Field Operations CBP di Los Angeles, dalam siaran persnya. "CBP menjaga sikap agresif dan proaktif dalam menyergap pengiriman barang-barang tiruan dan bajakan."

Dalam tahun fiskal 2011, ada 1.020 penyitaan perdagangan dengan nilai domestik lebih dari 37 juta dollar di kompleks pelabuhan Long Beach saja. Itu artinya, terjadi peningkatan 18 persen dari jumlah penyitaan dari tahun fiskal 2010. Meskipun Ruiz mengakui bahwa sepatu-sepatu "KW" tersebut merupakan tiruan yang sangat baik, namun pihak bea dan cukai akan menghancurkannya.
Para fashionista kurang sepakat dengan anggapan bahwa tiruan sepatu tersebut memiliki kualitas yang baik. Mereka yang sudah sangat mengenali rancangan sepatu ini tahu betul bagaimana bentuk model Prive atau Pigalle luar-dalam. Sepintas, barang tiruannya memang terlihat meyakinkan. Namun jika diamati lebih dekat, "KW 1"-nya pun sudah terlihat kepalsuannya, demikian menurut penulis fashion Olivia Fleming.

"Sol merah yang asli memiliki warna merah terang dengan finishing mengilat yang berkualitas tinggi," jelas Olivia, yang juga memiliki koleksi Louboutin. "Sepatu tiruannya memiliki warna merah yang lebih gelap dengan finishing mengilat yang lebih matte."

Sepatu Louboutin yang asli, tambahnya, biasanya diberi informasi "Christian Louboutin "Made in Italy" pada solnya, dengan ukuran Eropa pada dasarnya. Sedangkan sepatu yang palsu biasanya bertuliskan "madeinitaly" (ditulis menyambung). Selain itu, sepatu bajakannya sering menampakkan lem putih di pinggiran solnya, sedangkan jahitan pada hak salah satu sepatunya tidak lurus. Cacat seperti ini tak akan ditemukan di sepatu aslinya, tegas Olivia.

Bermodalkan sol mengilat warna merah, Louboutin berhasil menjadikan koleksi sepatunya menjadi aksesori wajib kalangan selebriti. Penggunanya antara lain Nicole Kidman, Rachel Bilson, Cameron Diaz, Ashley Olsen, Gwyneth Paltrow, Sarah Jessica Parker, dan Angelina Jolie.

Louboutin berusaha menjaga betul eksklusivitas sepatunya. Misalnya, tak seperti desainer lain yang mengirimkan sepatu-sepatunya untuk dikenakan para selebriti, Louboutin mengharuskan selebriti membeli.

 "Kalau apa-apa diberikan gratis, barang tersebut jadi tidak berharga, dan Anda tak sungguh-sungguh menghargainya," papar pria botak ini.

Itu sebabnya, desainer Perancis tersebut sangat berang ketika label Yves Saint Laurent dan Zara juga mengeluarkan koleksi sepatu dengan sol merah. Sepatu YSL dijual di toko-toko fashionable di New York yang juga menjual koleksi Louboutin. Namun, Louboutin gagal memenangkan gugatannya di pengadilan.




Comments :

0 komentar to “Sepatu Louboutin Buatan China Serbu Amerika”

Posting Komentar

Entri Populer